Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2017

RAYON GLAGAHAN REBUT JUARA UMUM 2 KEJUARAAN PENCAK SILAT ANTAR RAYON PSHT RANTING SUGIHWARAS


Sugihawaras,18-02-2016 – Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) Rayon Glagahan berhasil menyabet Juara Umum 2 pada kejuaraan pencak silat antar Rayon yang di adakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) Ranting Sugihwaras di Gedung Serbaguna Desa Siwalan Kec.Sugihwaras.
Kejuaraan yang dilaksanakan selama dua Hari tersebut ( sabtu-minggu/17-18 Februarai 2017 ) dan diikuti oleh sekitar 106 pesilat dari 15 Rayon yang ada di Ranting Sugiwaras,Rayon Glagahan berhasil mendapatkan 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Official ( pelatih ) atlit, M.Tohir ( 38 ) yang di dampingi oleh asisten Pelatih Rianto ( 34 ) menuturkan, dengan pencapaian para pesilat yang di terjunkannya dalam pertandingan, segenap pelatih dan Pengurus Rayon PSHT Glagahan merasa sangat bangga dan bersyukur dari 8 atlit silat yang terjun di gelanggang berhasil membawa pulang Predikat juara Umum 2 di tingkat Ranting Sugihwaras.
“ Kita sudah melakukan persiapan-persiapan jauh hari sebelumnya dengan melakukan latihan Rutin para pesilat ( TC ), saya berharap semangat para Pesilat dan para pengurus rayon tidak sampai disini saja, masih banyak kejuaran-kejuaraan yang harus kita Raih Kedepan “ Tutur M.Tohir.
Di tempat yang sama, M.Khafid ( 15 ) salah satu pesilat dari Rayon Glagahan yang terhenti pertandingannya di karenakan Cidera memar di bagian kakinya mengatakan bahwa dia sangat bangga kepada para saudara-saudara atlit yang lain yang sudah bisa membawa pulang predikat Juara Umum 2 walaupun dia Sendiri ( M.Khafid ) tidak bisa melanjutkan Pertandingan karena cidera Ringan di bagian kakinya tersebut .
“ ini menjadi Pembelajaran yang sangat berharga buat saya, kedepan insya allah saya akan terus berlatih dan berhati-hati dalam gelanggang agar hal-hal yang tidak di inginan dalam pertandingan tidak terjadi lagi “ Tutur M.Khfid. ( Nasiqin/KIM )

Sabtu, 31 Desember 2016

BPD GLAGAHAN, PEMBANGUNAN DI DESA HARUS DIMULAI DARI ATAS KE BAWAH


Glagahan, 30/12/2016 – Untuk melaksanakan program desa di tahun 2017 yang akan datang, dalam merealisasikan anggaran pendapatan dan belanja Desa dari sumber pendapatan Dana Desa ( DD ) maupun Anggaran Dana desa ( ADD ), Pemerintah Desa Glagahan adakan musyawrah penyususnan Rencana kerja pemerintahan ( RKP ) Desa Glagahan pada Jum’at, 30/12/2016 di kantor Desa Glagahan.
Dalam musyawarah yang di hadiri oleh para perangkat Desa, ketua Rt/Rw, lembaga Desa, BPD dan beberapa Tokoh masyarakat kepala Desa Glagahan Imam muslih ( 38 ) dalam sambutannya mengatakan bahwa proses pembangunan Desa harus dilakukan secara bersama-sama oleh pemeintahan Desa Glagahan beserta masyarakat, hal ini di harapkan semua program-program yang dicanangkan oleh pemerintah Desa bisa berjalan dengan baik dan terkawal .
Ditempat yang sama Nasiqin ( 29 ) saalah satu anggota BPD Glagahan menyampaikan beberapa pendapatnya bahwa proses pembangunan di Desa harus dilakukan dari atas kebawah, artinya semua elemen pemerintah Desa Harus memberikan cotoh buat masyarakat yang ada di bawah, sehingga masyarakat akan sedikit demi sedikit sadar bahwa dalam hal membangun Desa itu bukan tugas dan tanggung jawab pemerintahan Desa Saja,akan tetapi semua masyarakat menjadi bagian terpenting dalam keberhasilan pembangunan di Desa.
“ saya berpikir saat ini belum ada kepercayaan dari masyarakat kepada pemerintahan Desa dan dari pemerintah Desa kepada Masyarakat, sehingga ada program-program pemerintah Desa yang dikatakan kurang berhasil dalam mewujudkan roda pemerintahannya “ ujar Nasiqin . ( Kim/Red )

Minggu, 25 Desember 2016

PEMERINTAH DESA GLAGAHAN STUDI BANDING DI DESA MOJODESO KECAMATAN KAPAS


Glagahan – Kepala Desa Glagahan,BPD,Perangkat Desa,Perangkat Rt/Rw,Ibu-ibu PKK dan beberapa tokoh masyarakat se – Desa Glagahan kemarin sabtu,24 Desember 2016 mengikuti studi banding ke mojodeso kecamatan Kapas Kab.Bojonegoro.
Studi banding tersebut dilaksanakan untuk melihat lebih dekat keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai Desa Mojodeso Dalam Proses pembangunan khusunya dalam hal kebersihan lingkungan.

Kaur kesejahteraan masyarakat ( kesra ) Desa Glagahan M.Yasin ( 35 ) mengatakan bahwa dalam kegiatan studi banding tersebut di isi dengan serangkaian materi tentang peningkatan kinerja aparatur pemerintahan Desa dan pengolahan pupuk Organik.
M.Yasin juga menambahkan dipilihnya Lokasi Desa Mojo Deso sebagai sasaran studi banding karena di desa ini memiliki berbagai kelebihan – kelebihan dalam sistem pemerintahannya khususnya dala hal pengelolaan sampah menjadi sesuatu barang yang mempunyai nilai jual tinggi sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“ pemberdayaan masyarakat yang ada di desa ini tergolong memiliki nilai lebih mas,sehingga program-program yang dicanangkan pemerintahan Desa bsa berjalan dengan baik, ini yang perlu kita tiru untuk di implementasikan ke Desa kami “ Tututr M. Yasin.

Ditempat yang sama, Kades Mojo Deso Warsiman ( 48 ) dalam sambutannya mengatakan kegiatan studi banding ini merupakan sarana penting untuk bisa saling sharing tentang program-program pemerintah Desa. Hal ini di karenakan meskipun Desa Mojodeso dikatakan sudah berhasil dalam menjalankan program-programnya khususunya di bidang pemeberdayaan masyarakat tentang pengelolaan sampah, namun pasti juga ada kekurangannya. Sehingga momentum ini menjadi sangat penting untuk saling tukar pengalaman. ( Nasiqin/Kim ).

Kamis, 17 November 2016

1 JAM HUJAN DERAS DI GLAGAHAN, 2 RT TERGENANG BANJIR

Oleh : Nasiqin pada 17 Nov 2016, 08:00 WIB
KIM-demang.com, Glagahan – Hujan deras mengguyur kawasan Desa Glagahan Rabu sore. Hujan mulai turun sekitar  pukul 17.00 wib sampai pukul 18.00 wib, walau berselang Cuma 1 jam tersebut, akan tetapi menyebabkan 2 Rt di Desa Glagahan yakni Rt 7 dan Rt 8 tergenang banjir.
Menurut pantaauan Kim demang glagahan, air yang menggenang dan menutupi jalan lingkungan mencapai ketinggian  40 cm dan bahkan ada yang sampai masuk di pemukiman warga setempat.
Sumber ( 55 ), salah satu warga Rt 7 yang rumahnya kemasukan air banjir mengatakan bahwa dari dulu sampai sekarang baru pertama kali ini rumahnya kemasukan genangan air.
“ dari dahulu hingga sekarang, baru kali ini mas rumah saya kemasukan air banjir akibat hujan deras. Saya berharap pemerintah segera mengecek penyebab terjadinya genangan air yang sampai masuk ke pemukiman warga “ tutur Sumber.
Saat di temui kim demang-galagahan, kades Glagahan Imam Muslih ( 42 ) membenarkan akan terjadinya banjir tersebut.
“ benar telah terjadi genangan air yang masuk ke pemukiman warga desa kami, hal ini mungkin di sebabkan saluran drainase Utama di pinggir jalan Raya kurang lancar atau banyak brambis yang ada di depan rumah warga sudah mengalami pendangkalan, sehingga air yang seharusnya mengalir lancar ke utara malah justru tersumbat dan masuk ke pemukiman warga “ tutur kades Glagahah.
Meski demikian,menurut dia,permasalahan genangan air tersebut akan segera dipikirkan agar kedepan tidak terjadi genangan air yang masuk kepemukiman warga.
Di tempat lain, Suyitno ( 35 ) yang juga warga Rt 7 berharap pemerintah segera memperbaiki saluran drainase utama yang ada di pinggir jalan raya Desa Glagahan agar air bisa mengalir dengan lancar dan tidak sampai masuk ke pemukiman warga.
“ kami berharap pemerintah memikirkan nasib kami mas ... dengan membangun saluran utama drainase yang ada di sekitar jalan raya. kerugian memang gak ada, tapi hal ini kalau di biarkan terus akan berdampak pada kesehatan warga” tutur suyitno .( Red:nasiqin ).

Rabu, 03 Februari 2016

DESA GLAGAHAN CEGAH PENYEBARAN DBD



Bojonegoro, 28 Januari 2015. Pemerintah Desa Glagahan bersama bidan polikendes dan mahasiswa KKN mengadakan sosialisasi jentik-jentik nyamuk. Kegiatan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai 2 anak di dusun Ngapus yang positif DBD (Demam Berdarah Dangue). Selain itu kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan mengingat kota Bojonegoro yang terus diguyur hujan pada bulan ini. Keadaan tersebut memicu jentik-jentik nyamuk dapat berkembang lebih cepat.
Proses sosialisasi dilakukan dengan mengunjungi 40 rumah yang berada di sekitar 2 anak yang positif DBD. Bidan dan mahasiswa KKN Kelompok 68 UIN Sunan Ampel Surabaya dengan seksama memeriksa semua tempat penampungan air di masing-masing rumah. Warga diberi pengarahan untuk selalu menguras tempat air paling tidak seminggu sekali serta menjaga lingkungan agar tetap bersih. Selain itu warga juga diberi obat abate untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.  Hal ini dilakukan agar  pada musim penghujan ini pemerintah desa tidak lagi menerima laporan mengenai  warganya yang terkena DBD.(red/ni,lu)



SARASEHAN ANTAR PEMUDA







Bojonegoro, 23 Januari 2015 merupakan kali pertama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 68 UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2016 menggelar kegiatan temu kenal setelah menghabiskan tiga hari lamanya berada di Desa Glagahan, tepatnya di Dusun Krajan Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro. Acara tersebut dihadiri oleh pemuda-pemudi yang tergabung dalam karang taruna, remaja masjid, anggota pencak silat setia hati desa Glagahan dan mahasiswa KKN kelompok 68.  Kegiatan yang dimulai pada petang hari tersebut dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Glagahan, Bapak Imam Muslih dan sepatah kata yang disampaikan oleh salah satu mahasiswa KKN selaku koordinator desa atau lebih dikenal sebagai ketua kelompok, Moh. Agus Rohman tentang tujuan kedatangan mahasiswa KKN berada di desa asri ini. Sambutan ramah terakhir diberikan oleh salah satu perwakilan pemuda yang berkedudukan sebagai ketua karang taruna desa Glagahan yang sering disapa dengan nama Nasiqin. Setelah penyambutan dari masing-masing perwakilan instansi, acara dilanjutkan dengan perkenalan tiap individu yang hadir dalam acara tersebut sekaligus ramah tamah melalui makan bersama.




Kegiatan ini digagas oleh kelompok KKN 68 untuk menjalin komunikasi yang baik dengan para pemuda desa. Tujuan lainnya adalah agar mahasiswa KKN bisa mendengarkan permasalahan serta harapan mereka untuk desa Glagahan dari sudut pandang para pemuda. Sehingga  program-program selama Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan di desa Glagahan dalam waktu satu bulan dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama demi kemajuan desa yang lebih baik. Acara yang berlangsung secara santai dan ramah tersebut menjadikan pendekatan antar pemuda desa Glagahan dan pemuda KKN 68 dapat terjalin dengan baik sehingga program kerja yang diterapkan oleh mahasiswa KKN sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh warga desa Glagahan. Suasana malampun semakin hangat dengan memberikan selipan acara bakar-bakar jagung sebagai penutup acara.(red/ni,lu)