Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2018

MINIMNYA SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA MENJADI KELUHAN PARA PEMUDA DESA GLAGAHAN



KIM DEMANG GLAGAHAN – Para pemuda di Desa Glagahan kecamatan Sugihwaras kabupaten Bojonegoro yang tergabung pada Club Pecinta Sepak Bola “ Putra Muda “ mengeluhkan kondisi lapangan sepak bola di Desa Glagahan yang tidak layak pakai.
Pasalnya selama musim penghujan ini kondisi infrastruktur lapangan sangat tidak layak digunakan untuk berolahraga. Selain itu, Luas lapangan yang tidak memenuhi standart juga menjadi kendala bagi para pemuda untuk berlatih Sepak bola pada setiap harinya.
Amir  ( 21 ), salah satu pelatih Club SSB Putra muda Desa Glagahan, mengemukakan lapangan Sepak Bola di Desa Glagahan ini sangat perlu sekali perbaikan dan uluran tangan dari pemerintah guna memilih bibit- bibit atlit sepak bola para pemuda dan anak-anak .
“ Tanpa bantuan dan uluran tangan dari Pemerintah, kami tidak mungkin mampu untuk memperbaiki kondisi lapangan yang tidak layak pakai ini ‘ Tutur amir.
Di tempat lain, Nasiqin ( 30 ) Ketua karang taruna Desa Glagahan membenarkan kondisi lapangan yang tidak layak pakai tersebut. Menurut Nasiqin, Pihak Pemuda sudah sering melakukan kerja bakti untuk memperbaiki lapangan tersebut, mulai dari memperbaiki saluran air yang ada di sekeliling lapangan sampai dengan memotong rumput-rumput yang ada di lapangan.
“ beberapa upaya kerja bakti dan lain sebagainya sudah kami lakukan, akan tetapi tetap tidak bisa membuat kondisi lapangan sepak bola ini layak pakai seperti lapangan-lapangan yang ada di Desa Lain karena keterbatasan kami  “ tutur nasiqin.
Di Desa Glagahan sendiri ada dua Club Olahrga yang setiap harinya aktif melakukan aktifitas latihan olahrga, diantaranya adalah Sepak Bola dan Bola Voly. Selain itu juga ada organisasi olahraga yang berdiri sendiri diluar naungan Karang Taruna seperti Pencak Silat dan Senam .
Nasiqin berharap pemerintah ikut turun memperhatikan keluhan para pemuda, dengan membangun atau memperbaiki sarana prasarana olahraga dan fasilitas Olahraga lainnya guna mengembangkan bakat dan minat Olahrga para pemuda pada khususnya dan Masyarakat Pada Uumnya. [ Nasiqin ]

Rabu, 26 Agustus 2015

KURANG LATIHAN, PEMAIN SEPAK BOLA DESA GLAGAHAN KUALAHAN MENGHADAPI TEAM DARI ASPRO PANEMON


Sugihwaras,26 Agustus 2015 – Suara sorak penonton memadati lapangan sepak Bola Desa Siwalan Ketika Club Sepak Bola Arglas Desa Glagahan melawan Club Sepak Bola Aspro Desa Panemon Rabu Sore (26/08) dalam laga tingkat Desa memperebutkan piala Agustus 2015.
Secara perlahan-lahan terlihat Aspro Panemon terus menyerang ke jantung pertahanan para pemain Sepak Bola Arglas Desa Glagahan hingga pada babak pertama Aspro Unggul dengan score 3-0 atas Arglas Desa Glagahan.
Pertandingan masih belum seleseai, babak ke dua berlangsung. Akan tetapi para pemain dari arglas masih belum bisa membalas gool ke gawang aspro dan justru para pemain arglas terlihat kualahan menahan serangan dari para striker aspro desa panemon hingga pada menit akhir pertandingan aspro unggul 6-0 atas Arglas Desa Glagahan.

Drs.Mashudi, Official dari Arglas Desa Glagahan mengatakan bahwa para anak didiknya kurang maksimal dalam laga pertandingan tersebut, hal tersebut dikarenakan kondisi fisik dan kurangnya latihan para pemain sepak bola asuhannya tersebut. Sehingga baru babak pertama berlangsung mereka sudah diganjar 3 gol oleh aspro Desa panemon.
Tak lepas dari itu, Mashudi Berharap ini menjadi pembelajaran bagi anak asuhnya tersebut, sehingga kedepan Club Sepak Bola Arglas Desa Glagahan untuk tahun dan pertandingan yang selanjutnya bisa benar-benar mengoptimalkan latihan dan bisa menunjukan permainan yang maksimal pada laga-laga sepak bola selanjutnya . ( Nasiqin )

Minggu, 26 April 2015

SENAM PERWOSI MEMBUAT IBU-IBU SEMANGAT DAN SEHAT



Glagahan/26/04/2015 - Bertempat di Balaidesa Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, minggu (26/04/2015) dilaksanakan latihan rutin senam PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) yang diikuti oleh para anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Glagahan.

Lilik selaku ketua tim senam Perwosi Desa Glagahan mengatakan bahwa senam perwosi ini sengaja diadakan  rutin setiap satu Bulan sekali dengan tujuan menambah semangat ibu-ibu PKK desa glagahan pada Umumnya dan para anggota senam perwosi khususnya.
 
Dalam pelaksanaan pelatihan senam perwosi tersebut, terlihat para ibu-ibu yang bersemangat untuk menggerakan badannya mengikuti irama lagu mbangun Bojonegoro dan alun-alun Bojonegoro.

Lilik juga mengatakan bahwa pelatihan ini dibuka terbuka untuk siapa saja yang ingin mengikuti, dalam artian masyarakat umum yang bukan anggota ibu-ibu Pkk pun bisa bergabung dan mengikuti pelatihan senam perwosi ini setiap satu bulan sekali.

“ kalo ada masyarakat yang tertarik untuk mengikuti senam ini, kami persilahkan dan kami terima dengan tangan terbuka “ ujar Lilik. ( nasiqin ).

Senin, 16 Maret 2015

MELATIH BAKAT DAN MENGASAH OTAK DI WARUNG KOPI


Senin,16/03/2015 – Menikmati secangkir kopi sambil ngobrol dan bercanda tawa memang aktifitas yang biasa dilakukan sejumlah orang di warung kopi . namun berbeda dengan yang terjadi di warung satu ini, tepatnya di warung miliknya Siti Muntilah (38) Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras.

Banyak orang berkumpul menghabiskan waktu luangnya di warung ini bukan hanya sekedar nongkrong dan menikmati secangkir kopi, tetapi untuk melatih bakat dan mengasah otak dengan bermain catur sambil ngopi.

Muntilah, sang pemilik warung mengatakan aktifitas ini muncul sendiri dari kreatifitas para penggemar kopi di warungnya .“lha wong saya saja dulunya g tau catur itu permainan apa, mereka juga urunan sendiri untuk membeli papan catur tersebut“ tuturnya .

Sementara itu,salah seorang warga yang hobby catur di warung tersebut,kabul (24) mengatakan,dirinya sering menghabiskan waktu luangnya jika tak ada kerjaan untuk singgah di warung tersebut untuk menikmati secangkir kopi sambil mencari lawan catur buatnya.

Tak hanya itu, hari (29) juga menambahkan bahwa tak hanya orang yang hoby catur saja, tapi masyarakat Desa Glagahan khususnya para penggemar kopi lebih suka  ngopi sambil melihat orang bermain catur.

”biasanya kalo malam hari malah penuh mas warung ini, papan catur yang hanya 3 buah saja sampe banyak yang ngantri “ ujarnya.

Di tempat lain, salah seorang pengurus karang taruna nasiqin (29) membenarkan keterangan di atas. Dia mengatakan sebenarnya banyak bakat-bakat terpendam yang dimiliki masyarakat Desa Glagahan dalam hal permainan catur, namun sayangnya belum adanya organisasi catur di Desa ini untuk mewadahi bakat-bakat mereka. (kim/DG).