Tampilkan postingan dengan label BANTUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BANTUAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 April 2015

DISNAKERTRANSOS BERIKAN BANTUAN ALAT USAHA BAGI LANSIA DI DESA GLAGAHAN


Glagahan, 28/04/2015 – Dalam upaya mengurangi kemiskinan yang ada di wilayah Bojonegoro khususnya, Pemerintah kabupaten Bojonegoro melalui disnakertransoso ( dinas tenaga kerja transmigrasi dan sosial ) mengadakan program pembinaan dan bantuan alat usaha bagi para lansia yang mempunyai usaha.

Bertempat di Kantor Desa Glagahan pada hari selasa ( 28/04 ) para lansia yang mempunyai usaha kecil ataupun menengah di Desa Glagahan berkumpul untuk mengikuti pembinaan usaha dan sekaligus menerima bantuan alat usaha untuk membantu memperlancara usaha mereka.

Dalam pembinaan tersebut terlihat ada sekitar 36 Lansia dari berbagai bidang usahanya masing-masing, ada yang usahanya dibidang penjual Lontong, Merancang, Penjual Gorengan dan membuat Tempe. mereka sangat antusias dalam mengikuti pembinaan yang diadakan disnakertransoso tersebut.

Hadir saat itu Kepala Desa Glagahan, beberapa perwakilan dari disnakertransos dan kecamatan sugihwaras untuk memberikan binaan kepada para lansia yang ada di Desa Glagahan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Glagahan menyampaikan banyak terima kasih kepada disnakertransoso yang telah sudi memberikan pembinaan usaha dan sekaligus memberikan bantuan alat usaha bagi para lansia di Desa Glagahan.

Kades berharap melalui pembinaan dan bantuan ini para lansia desa Glagahan yang memiliki sedikit usaha mampu memanfaatkan bantuan alat tersebut, sehingga paling tidak para lansia ini juga bisa membantu mensejahterakan dirinya sendiri dan keluarganya.

Parmi ( 55 ) salah satu lansia yang berprofesi sebagai penjual Lontong mengatakan bahwa dirinya sangat senang sekali mendapat pembinaan dan bantuan alat dari disnakertransos, pasalnya dengan bantuan alat ini dia bisa mengembangkan usaha jualan lontongnya yang sudah dirintis sejak sekitar 5 tahun yang lalu. ( nasiqin ).


Kamis, 23 April 2015

DANA PENDIDIKAN DARI ANGGARAN DAK DAERAH BISA DICAIRKAN



Glagahan, 23/04/2015 – Pemerintah kabupaten Bojonegoro pada tahun 2015 ini telah menganggarkan bantuan DAK Pendidikan untuk menunjang pelaksanaan pendidikan bagi siswa SMK/SMA/MA agar bisa berjalan dengan lancar.

Kepala Desa Glagahan Imam Muslih saat ditemui kim demang Glagahan mengatakan bahwa bantuan dana pendidikan itu dikhususkan untuk siswa SMA/Sederajat melalui Pemerintah Desa setempat dengan proses pendataan pelajar SMA/SMK/MA yang ada di Desa Setempat terlebih dahulu dan diajukan kepada pemerintah kabupaten .

Kades juga menambahkan bahwa dana bantuan pendidikan tersebut sudah bisa dicairkan melalui surat rekomendasi dari Camat Setempat ( dalam hal ini Camat Sugihwaras ) di bank Jatim melalui rekening bendahara Desa.

Di tempat yang sama, Karji ( plt Bendahara Desa ) juga menambahkan bahwa tidak hanya proses pencairan saja yang harus dilakukan pemerintah desa terkait penyalur dana bantuan tersebut, akan tetapi setelah pihak Pemerintahan Desa Glagahan melakukan pencairan dana di bank Jatim, maka harus membagikannya langsung secara transparan kepada penerima bantuan pendidikan tersebut dengan mengunadang Perangkat Desa, BPD, WALI AMANAH DESA, WALI MURID DAN SISWA penerima dana bantuan pendidikan tersebut.

Karji juga menambahakan bahwa saat ini Pemerintah Desa glagahan mendapat dana bantuan pendidikan untuk siswa SMA/SMK/MA yang ada di Desa Glagahan sebesar Rp 13.250.000,- untuk dibagikan kepada 33 siswa penerima bantuan dana pendidikan tersebut.

“ kami sudah mendapat rekomendasi pencairan dari P.camat dan  akan segera mencairkan dana tersebut untuk selanjutnya mengundang perangkat desa,Bpd,wali amanah Desa, wali murid dan siswa penerima bantuan dalam pembagian dana bantuan tersebut ‘ ujar Karji . ( nasiqin ) .

Jumat, 10 April 2015

PEMERINTAH DESA MELAKUKAN PEMBAGIAN CALON PENERIMA BANTUAN KSPS MELALUI RT SETEMPAT


Glagahan,10/04/2015 – Pemerintah Desa Glagahan memfasilitasi pembagian Kartu Perlindungan Sosial melalui Rt Setempat  kepada 290 warga penerima kartu tersebut di balai Desa Glagahan pada Jum’at (10/02).

Kades Glagahan Imam Muslih menjelaskan,Pembagian kartu tersebut segera dilakukan mengingat dana tersebut akan cair dan bisa ditukar bagi pengguna kartu pelindungan sosial tersebut besok minggu tanggal 12 april 2015 melalui kantor pos.

Saat ditanya kim demang,kades menjelaskan bahwa Data nama – nama warga yang memperoleh kartu tersebut merupakan data lama dan itupun ditentukan oleh pemerintah Kabupaten,sehingga dalam hal ini pemerintah desa hanyalah sebagai fasilitator .

Kartu Perlindungan Sosial (KPS) adalah kartu yang diterbitkan oleh Pemerintah sebagai penanda Rumah Tangga Miskin. KPS memuat informasi Nama Kepala Rumah Tangga, Nama Pasangan Kepala Rumah Tangga, Nama Anggota Rumah Tangga Lain, Alamat Rumah Tangga, Nomor Kartu Keluarga, dilengkapi dengan kode batang (barcode) beserta nomor identitas KPS yang unik. Bagian depan bertuliskan Kartu Perlindungan Sosial dengan logo Garuda, dan masa berlaku kartu.

Karji, Kaur Ekonomi dan Pembangunan Desa Glagahan berharap kepada Rt setempat untuk ikut serta membantu mensukseskan salah satu program pemerintah melalui pembagian kartu perlindungan sosial (KPS ) tersebut.

Dia juga berharap walaupun penerima bantuan KSPS tersebut adalah data lama,akan tetapi jangan sampai hal ini menjadi permasalahan di masyarakat.sehingga peran serta pemerintah Desa dan Rt setempat khusunya menjadi hal yang penting untuk memberikan pengertian bagi yang tidak menerima bantuan KSPS tersebut.

” Semoga kartu tersebut bisa memberikan manfaat kepada warga ” tutur karji. (kim/Dg ).

Rabu, 18 Maret 2015

KLARIFIKASI CALON PENERIMA BANTUAN BEDAH RUMAH, BPMPD KABUPATEN BOJONEGORO



Rabu,18/3/2015 - Menjelang akan dimulainya program bedah rumah Badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa ( BPMPD ) Kabupaten Bojonegoro yang merupakan upaya ikut serta mensukseskan Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) melakukan klarifikasi calon penerima bedah rumah di Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras,Bojonegoro. Hadir saat itu Didik dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD).

“klarifikasi ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan penyajian data yang benar sesuai kondisi di lapangan dan kelengkapan permohonan bantuan bedah rumah bagi masyarakat yang diajukan untuk mendapatkan Bedah Rumah ” ungkapnya.

Saat di temui Tim Kim Demang glagahan, Kepala Desa Glagahan Imam Muslih menjelaskan bahwa bantuan ini di tujukan pada masyarakat yang kurang mampu dan masih tergolong keluarga muda. Menurut kades ada 2 calon penerima bantuan bedah rumah di Desa Glagahan diantaranya, suyitno ( 40 ) dan djumari ( 35 ).

“Bantuan bedah rumah ini memang salah satu upaya kepudulian badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa ( BPMPD ) kepada masyarakat kurang mampu dan masih mempunyai potensi masa depan panjang / masih muda “ tutur kades.

Di tempat lain, Djumari ( 35 ) salah satu penerima bantuan bedah rumah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Desa dan BPMPD karena telah diajukan sebagai salah satu calon penerima bantuan Bedah rumah. ( kim/DG ).